This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Rabu, 04 Maret 2015

Sejarah Lost Saga

Situs penyedia game online yaitu Game Lost Saga Online Indonesia  Gemscool meluncurkan game baru lagi yaitu game Lost Saga, yang setelah nya yaitu game Point Blank, Atlantica, Mako Online, FreeStyle, Apocalyps, Yulgang. dan sekarang mengeluarkan Game Lost Saga Online Indonesia, dan Adhhen akan me- share Game ini gratis khusus buat anda, game ini menurut saya rame, mengasikan, Game lost saga ini berbasis Casual Free-to-Play 3D Action Online Game yang dikembangkan oleh IO Entertaiment dari Korea.


Dalam game ini kamu akan dapat memilih dan mengendalikan puluhan Heroes yang diangkat dari berbagai HERO DARI MITOS, LEGENDA, FANTASY DAN SCI-FI BERKUMPUL! dari seluruh dunia. Gemscool, sebagai salah satu publisher paling sukses saat ini berkat FPS Online Point Blank yang juga baru saja memenangkan Best Shooter Online 2010 dalam GameQQ Readers Awards, tidak mau ketinggalan dan mengumumkan produk terbarunya di awal tahun ini, yaitu sebuah Action MMORPG Lost Saga. 


Yang mungkin akan menggebrakkan game online di tahun tahun berikutnya. Lost Saga 

- Game Lost Saga Online Indonesia Bagaimana Cara Bermain Lost Saga Online Indonesia ? Karakter Lost Saga Online Indonesia ? 
Karakter di Lost Saga akan dikenal sebagai Mercenaries atau Heroes yang dibagi dalam lima kategori: Melee, Ranged, Magic, Special, dan Premium. Pemain dapat membeli Heroes di dalam in-game shop menggunakan mata uang yang didapat dari hasil bermain maupun voucher Gemscool nantinya. Pemain dapat menyimpan dan mengumpulkan Heroes selama masih tersedia ruang di dalam inventory, semula disediakan 12 Slot Heroes yang dapat ditambah dengan menggunakan Item Mall. 

Game Modes Di Lost Saga Indonesia Online? 

Relic Hunting : disini para heroes berkumpul untuk mendapatkan harta karun yang terpendam bisa berupa uang ataupun Epic Gears dan bisa juga 

G-Cash Crusade : Crusade adalah mode PvE (Player versus Environment) dimana pemain bersama-sama akan menghadapi serangan monster dari anak buah sampai boss. 


Power Stone : Dalam mode ini setiap tim memiliki Power Stone yang meningkatkan kemampuan masing-masing tim. Tujuannya adalah untuk menghancurkan batu milik tim lawan dan keluar sebagai pemenang. 


Crown Control : Dalam mode ini kedua tim memperebutkan sebuah Crown (mahkota) yang dapat dipakai, namun ketika dipakai Crown ini akan membuat pemakai menjadi besar dan lambat sehingga mudah diserang, tim siapa yang dapat memakainya paling lama dan mencapai 100 point menjadi pemenang. 


Fishing Mode : Lelah bertarung dan ingin istirahat sejenak tetapi tetap berada di dalam Lost Saga bersama teman lainnya? Waktunya memancing. 


Boss Raid : dalam mode ini semua heroes bertarung untuk menjadi BOSS,Boss Raid menawarkanmu kesempatan untuk menjadi boss yang sangat perkasa, mengecilkan lawan dan menjadi sekuat 10 hero! Semakin banyak hero yang dapat kamu kalahkan saat menjadi boss, maka kamu akan semakin kuat. 


Prisoner Mode : Dalam Mode Prisoner, ada dua cara untuk menang: kalahkan lawan atau sandera mereka. Jika kamulah yang menjadi sandera, jangan panik! Teman timmu dapat membebaskanmu dan memotong talinya dengan sebuah serangan. Bagaimanapun, jika kamu tanpa sengaja terjatuh atau berhasil dikalahkan kamu harus menunggu hingga ronde selanjutnya untuk menolong teman timmu 


Soccer Mode : Dalam Soccer Mode, pemain dibagi menjadi dua tim, yaitu tim merah dan biru. Mode yang seru dan gila-gilaan karena pemain berusaha memasukkan bola ke gawang lawan. Heroes tidak dapat saling melukai, mereka hanya bisa menargetkan bola. Game ini akan berhenti jika salah satu tim memenangkan tiga gol. Map di Dalam Lost Saga Online Indonesia ? didalam game lost saga ini dapat map untuk pemain, yaitu ada 13 map yaitu: 

Pirate Bay, Wild West, Refinery, Boot Camp, Enchanted Forest, Ancient Ruins, Skyscraper, Crystal Rift, SkyCastle, Matrix, Starbase, Volcano, dan Waterpark.

SEJARAH SINGKAT BERDIRINYA POINT BLANK

Bagi anda yang ingin jauh ingin mengetahui tentang asal-usul atau juga pengertian PB atau pengertian Point Blank maka sudah tepat anda melanjutkan membaca artikel ini, sebab berikut akan dipaparkan secara detail kepada anda seputar seluk beluk point blank.
Pertama untuk lebih jelas pengetahuan kita mengenai point blank, maka tentu kita harus terlebih dahulu mengetahui apa sebenarnya arti dari point blank itu sendiri, dimana Point Blank adalah merupakan sebuah game atau permainan komputer yang bergenre FPS atau tembak menembak yang dimainkan secara online.
PB atau Point blank sendiri dikembangkan oleh Zepetto asal Korea Selatan dan kemudian dipublikasikan oleh NCSoft. Saat ini game ini telah memiliki server dibeberapa negara dunia seperti Thailand, Rusia dan juga ada di Indonesia. Untuk regional Indonesia, Point Blank dikelola oleh PT. Kreon. Mungkin berbeda pula perusahaan pengelola PB untuk setiap negera yang telah memiliki server masing-masing.
Dari segi permainan dalam PB ini berkisah tentang perseteruan antara Free Rabels dan pemerintah yang disebut Counter Terrorist Force (CT-Force). Perseteruan itu sendiri bermulah dari semakin bertambahnya imigran yang tidak mendapatkan pekerjaan dan terusir dari masyarakat. Untuk bertahan hidup para imigran yang tidak mendapatkan pekerjaan itu akhirnya melakukan berbagai tindakan kriminal, seperti merampok, sampai perdagangan obat terlarang.
Karena semakin banyak para imigran yang melakukan tindak kejahatan, akhirnya mereka membentuk sebuah kelompok yang disebut Free Rabels. Untuk memantau juga mengawasi, serta mencari keberadaan teroris pemerintah akhirnya memutuskan untuk membentuk organisasi yang disebut sebagai Counter Terrorist Force (CT-Force).

Cincin Batu Akik Terbaik

1. Cincin Batu Kalimaya
Jenis batu ini termasuk ke dalam permata asli yang berasal dari Banten. Jenis batu akik cincin ini memang kini banyak menjadi buruan para kolektor. Dengan keindahan yang terdapat di dalamnya ini, batu akik kalimaya dibandrol dengan harga yang fantastis hingga puluhan juta rupiah dengan kualitasnya yang terbaik. Salah satu jenis cincin batu akik terbaik batu Kalimaya ini memiliki beragam variasi warna dan motif. Adapun jenis-jenis batu kalimaya yang banyak dicari orang adalah jenis Kalimaya Susu, Black Oval, dan Kalimaya Kembang.
Cincin Batu Kalimaya
2. Cincin Batu Bacan
Batu Bacan juga termasuk ke dalam salah satu Cincin Batu Akik yang mempesona. Ciri khas dari Batu Bacan ini berwarna hijau, yang merupakan sejenis batu permata yang kini menjadi incaran para kolektor. Batu Bacan ini cukup banyak dijumpai di desa Palamea dan juga desa Doko. Maka tak heran jika kedua jenis batu ini diberi nama sesuai nama daerahnya masing-masing, yaitu batu Bacan Palamea dan Bacan Doko. (Baca : Cara Membedakan Batu Bacan Asli dengan Palsu)
Cincin Batu Bacan
3. Cincin Batu Bulu Macan
Jenis batu akik berupa cincin yang tak kalah menariknya adalah jenis batu bulu macan. Batu bulu macan ini memiliki corak yang sama persis dengan bulu macan. Batu ini tergolong kategori dari batu agate atau akik yang termasuk kedalam batu akik termahal. Batu ini pasalnya termasuk ke dalam mustika asli yang berasal dari Indonesia, tepatnya di daerah Jember maupun Lumajang, Jawa Timur.
Cincin Batu Bulu Macan
Nah, itulah Jenis  Cincin Batu Akik Terbaik di Indonesia yang bisa kita jumpai di pasaran dengan harga dan kualitas yang cukup seimbang!

GARDA BANGSA REFORMASI (GBR) CIMAHI

sejarah GBR cimaahi

gbr cimahi adalah suatu komunitas/organisasi motor yang kita kenal sebagai geng motor no1 khususnya di kota cimahi,"kami memerangi semua yang memerangi kami",,tak ada kata gentar ataupun takut dalam kelompok kami..
XTC,BRIGEZ,DAN MOONRAKER mereka semua mengakui kami adalah geng no1 di kota cimahi..
mendapatkan predikat geng motor no1 di kota cimahi tentunya sangat sulit,lumayan banyak dari kelompok kami yang kena bacok ataupun di tangkap sama polisi,tapi itu semua adalah pengorbanan kami untuk gbr,dan untuk HITAM MERAH KUNING. kami tidak pernah merasa menyesal pernah melakukan itu semua,karena itulah kehidupan kami.
sehubungan dengan berjalannya waktu semua geng motor di bumi pertiwi kita ini serentak membubarkan diri dengan adanya tindakan persuasif dari pihak kepolisian untuk merangkul dan membina kami khususnya di daerah kota cimahi..
"puncaknya kami pun mencetuskan deklarasi pembubaran diri sebagai geng motor pada tgl 27-12-2010 yang bertempat di gedung gsg polres kota cimahi",jujur kami merasa sangat sedih,tapi biarlah semua yang pernah terjadi di masa lampau akan kami jadikan kenangan yang indah di dalam hidup kami dan kami ingin mengubah citra kami yang tadinya buruk menjadi baik di mata masyarakat khususnya di kalangan masyarakat kota cimahi.
sebagai pembuktian dari kami,kini kami pun telah menjadi organisasi yang legal dan sah di mata hukum...

Asal Mula Perang Genk XTC vs GBR

Asal Mula Perang Genk XTC vs GBR

BRIGEZ, XTC, Moonraker (M2R), dan GBR. Sebagian besar warga Bandung langsung mengenalnya sebagai geng motor. Nama-nama itu tersebar dalam bentuk coretan cat semprot di tempat-tempat umum seperti dinding, jembatan, hingga rolling door. Ada juga yang mengenalnya dari berita-berita kriminal, baik di koran, TV, atau dari mulut ke mulut. Keempat nama itu merupakan bagian dari sejumlah klub atau geng motor yang masih eksis di Kota Bandung.
Belakangan, dua geng yang namanya masih mencuat ialah Brigez dan XTC. “Perang” geng antarkeduanya kerap terjadi. Terkadang meminta korban luka hingga korban jiwa. Kasus terakhir, tewasnya Sandy Kurnia alias Tile saat terjadi ”perang” geng motor Brigez dan XTC di Jln. Saturnus Raya, Bandung, Sabtu, 11 Agustus 2007 lalu. Mencari tahu penyebab “perang” antargeng motor, gampang-gampang susah. Ada beberapa versi pemicu awal “perang” antargeng. Dari wawancara ”PR” dengan sejumlah pentolan geng motor, semua mengerucut pada satu peristiwa antara tahun 1989 atau 1990 (sumber ”PR” lupa tahun persisnya).
Dipicu oleh pertengkaran antara Erdin (Ketua GBR saat itu) dengan Abuy (XTC), yang berujung pada perkelahian di kawasan Dago. Usai perkelahian, Abuy membawa kabur motor Yamaha RX King milik Erdin. ”Dulu, perkelahian memang antarpribadi, satu lawan satu,” ucap D’Cenk, pentolan XTC tahun 1980-an yang kini menjadi pengajar.
Keduanya lalu didamaikan anak-anak XTC lainnya. Motor milik Erdin dikembalikan, tetapi tanpa lampu depan. Saat diminta, Abuy tidak mau mengembalikannya. ”Dari sana terpatri di benak anak-anak GBR bahwa XTC musuh GBR,” tutur D’Cenk yang tidak mau ditulis nama aslinya.
Pada pertengahan tahun yang sama, suatu malam, anak-anak XTC bertemu dengan GBR di Jln. Supratman Bandung. Versi D’Cenk, GBR sepertinya telah menyiapkan peralatan “perang” di antaranya batu, samurai, kapak, balok dan lain-lain. ”Kita tidak siap apa-apa. Paling hanya double stick dan rantai,” katanya.
Geng XTC mengejar GBR dan berhenti di sekitar Gasibu. ”Mereka pura-pura kabur dan sengaja dibawa ke Gasibu. Di sana, anggota mereka yang lainnya sudah siap. Kami kelabakan karena kalah jumlah. Teman kami Arif, tertinggal. Saat kami balik lagi ke tempat itu, dia sekarat. Sebelum meninggal, dia berpesan agar kematiannya dibalas. Itulah asal muasalnya,” kata D’Cenk.

Perseteruan GBR vs XTC kian melebar dan meminta banyak korban. Suasana kian keruh ketika geng-geng itu melibatkan atau meminta bantuan geng lainnya seperti Brigez atau Moonraker. Akhirnya, semua geng saling bermusuhan dan kerap terlibat tawuran hingga saat ini.
Menganiaya korban
Selain meminta korban sesama anggota geng, tindakan mereka juga mengambil korban masyarakat biasa. Tak salah jika masyarakat menyebut geng-geng motor tersebut tidak berbeda dengan perampok atau pencuri.
Tindak kejahatan yang dilakukan sebagian besar perampasan barang berharga milik korban, seperti uang, HP, dompet, hingga motor. Dalam aksinya, mereka tak segan-segan menganiaya korban.
Salah satu yang pernah “mencicipi” aksi kriminal geng motor ialah seorang penulis lepas di harian “PR”, Agus Rakasiwi. Dadanya ditusuk senjata tajam anggota geng motor yang hendak merampas dompet miliknya.
Geng motor memang merajai jalanan di Kota Bandung. Polisi pun dilawan, dan tak berkutik. Meski jabatan Kapolwiltabes Bandung beberapa kali diganti, aksi geng motor tak pernah bisa hilang.
Dulu, biasanya di setiap geng ada anggota yang memiliki beceng alias senjata api. ”Biasanya mereka anak-anak pejabat, polisi, atau ABRI (tentara). Makanya kita berani karena ada mereka-mereka itu,” tutur Diki alias Si Rajin (Si Raja Jin), anggota Brigez tahun 1980-an.
Mantan Komandan Perang Brigez itu mengatakan, senpi itu kerap dibawa saat penyerangan, tetapi hanya untuk menakut-nakuti. ”Tetap saja kita perangnya pakai balok kayu, batu, rantai, samurai, atau stik bisbol. Dan perlu saya garis bawahi, semua itu dilakukan untuk keperluan perang geng. Bukan tindak kriminal seperti sekarang yang korbannya masyarakat,” ucap pria beranak satu yang selalu bersikap kalem ini.
Dari waktu ke waktu, keberingasan geng motor memang mengarah ke tindak kriminal murni. Sejumlah sesepuh geng motor tidak menampik bahwa geng-geng motor sekarang bisa saja dijadikan sarana peredaran narkoba. ”Dulu saja banyak bandar yang menawarkan barangnya. Waktu itu zamannya putaw sedang tren. Harus diakui, ada beberapa anggota geng yang memakainya, bahkan menjualnya ke anggota geng lainnya,” kata Ocan Brigez.
Bukan tidak mungkin, geng-geng motor itu suatu saat nanti berkembang menjadi kelompok kejahatan yang terorganisasi.
Hal itu juga diamini oleh D’Cenk. Salah satu tindak kejahatan yang pernah dilakukan XTC di zaman kepemimpinan Irvan Boneng tahun 1995, yaitu merampok toko emas di Tasikmalaya. ”Makin ke sini, saya lihat tindakan mereka makin kriminal saja. Makanya, tahun 1991 saya menyatakan keluar dari XTC. Semua atribut yang berbau XTC mulai dari jaket, kaus, dan bendera, saya bakar. Sejak itu, saya tidak mau lagi berurusan dengan geng motor. Langkah saya itu diikuti sejumlah dedengkot XTC lainnya,” ucapnya.
Ia melihat, anggota geng motor saat ini tidak lebih dari anak-anak yang kurang perhatian dari orang tua mereka. ”Mereka itu ingin cari perhatian dan dipuji-puji rekan satu gengnya karena di rumah tidak mendapat kasih sayang orang tua. Saya yakin, mereka itu orang-orang pengecut karena berani bertarung kalau banyakan. Tidak man to man seperti dulu,” ucapnya.
Oleh karena itu, dia berharap polisi berani bertindak tegas terhadap geng motor sebelum mereka menjadi kelompok kejahatan terorganisasi. Mereka memang bisa saja ”membakar” jalanan Kota Bandung dengan segala aksi kriminal, layaknya geng motor Hell’s Angels yang ”membakar” jalanan di Benua Amerika. (Satrya/”PR”)

Sejarah Singkat Kota Padang

Kota Padang adalah salah satu Kota tertua di pantai barat Sumatera di Lautan Hindia. Menurut sumber sejarah pada awalnya (sebelum abad ke-17) Kota Padang dihuni oleh para nelayan, petani garam dan pedagang. Ketika itu Padang belum begitu penting karena arus perdagangan orang Minang mengarah ke pantai timur melalui sungai-sungai besar. Namun sejak Selat Malaka tidak lagi aman dari persaingan dagang yang keras oleh bangsa asing serta banyaknya peperangan dan pembajakan, maka arus perdagangan berpindah ke pantai barat Pulau Sumatera.
Suku Aceh adalah kelompok pertama yang datang setelah Malaka ditaklukkan oleh Portugis pada akhir abad ke XVI. Sejak saat itu Pantai Tiku, Pariaman dan Inderapura yang dikuasai oleh raja-raja muda wakil Pagaruyung berubah menjadi pelabuhan-pelabuhan penting karena posisinya dekat dengan sumber-sumber komoditi seperti lada, cengkeh, pala dan emas.
Kemudian Belanda datang mengincar Padang karena muaranya yang bagus dan cukup besar serta udaranya yang nyaman dan berhasil menguasainya pada Tahun 1660 melalui perjanjian dengan raja-raja muda wakil dari Pagaruyung. Tahun 1667 membuat Loji yang berfungsi sebagai gudang sekaligus tangsi dan daerah sekitarnya dikuasai pula demi alasan keamanan.
Selanjutnya :

7 Agustus 1669
Puncak pergolakan masyarakat Pauh dan Koto Tangah melawan Belanda dengan menguasai Loji-Loji Belanda di Muaro, Padang. Peristiwa tersebut diabadikan sebagai tahun lahir kota Padang.





20 Mei 1784
Belanda menetapkan Padang sebagai pusat kedudukan dan perdagangannya di Sumatera Barat. Padang menjadi lebih ramai setelah adanya Pelabuhan Teluk Bayur.





31 Desember 1799.
Seluruh kekuasaan VOC diambil alih pemerintah Belanda dengan membentuk pemerintah kolonial dan Padang dijadikan pusat kedudukan Residen.

1 Maret 1906.
Lahir ordonansi yang menetapkan Padang sebagai daerah Cremente (STAL 1906 No.151) yang berlaku 1 April 1906.

9 Maret 1950.
Padang dikembalikan ke tangan RI yang merupakan negara bagian melalui SK. Presiden RI Serikat (RIS), No.111 tanggal 9 Maret 1950.

15 Agustus 1950.
SK. Gubernur Sumatera Tengah No. 65/GP-50, tanggal 15 Agustus 1950 menetapkan Pemerintahan Kota Padang sebagai suatu daerah otonom sementara menunggu penetapannya sesuai UU No. 225 tahun 1948. Saat itu kota Padang diperluas, kewedanaan Padang dihapus dan urusannya pindah ke Walikota Padang.

29 Mei 1958.
SK. Gubernur Sumatera Barat No. 1/g/PD/1958, tanggal 29 Mai 1958 secara de facto menetapkan kota Padang menjadi ibukota propinsi Sumatera Barat.

Tahun 1975
Secara de jure Padang menjadi ibukota Sumatera Barat, yang ditandai dengan keluarnya UU No.5 tahun 1974 tentang Pokok-Pokok Pemerintahan di Daerah, dengan Kotamadya Padang dijadikan daerah otonom dan wilayah administratif yang dikepalai oleh seorang Walikota.*
Pada awalnya luas Kota Padang adalah 33 Km2, yang terdiri dari 3 Kecamatan dan 13 buah Kampung, yaitu Kecamatan Padang Barat, Padang Selatan dan Padang Timur. Dengan Undang-undang Nomor 5 Tahun 1979 dan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 1980 tanggal 21 Maret 1980 wilayah Kota Padang menjadi 694,96 Km2, yang terdiri dari 11 Kecamatan dan 193 Kelurahan. Dengan dicanangkannya pelaksanaan otonomi daerah sejak Tanggal 1 Januari 2001, maka wilayah administratif Kota Padang dibagi dalam 11 Kecamatan dan 103 Kelurahan. Dengan Keluarnya Peraturan Daerah Kota Padang Nomor 16 Tahun 2004 tentang Pembentukan organisasi Kelurahan Maka jumlah Kelurahan di Kota Padang menjadi 104 Kelurahan.

    • Lambang daerah kota Padang terdiri dari empat unsur simbol yaitu:

      1. "Padang Kota Tercinta" sebagai motto yang berada dalam pita berwarna biru muda dengan huruf kuning.
      2. Bentuk dasar trapesium sama kaki dengan warna dasar merah.
      3. Profil Lambung (Rangking) yang terpadu dalam bentuk:

        1. Atap gonjong dua warna hitam.
        2. Tiang rangkiang dengan penggada dan keris berwarna kuning.
        3. Dinding rangkiang persegi hitam.
        4. Kolong rangkiang persegi hitam.
      4. Gunung Padang berwarna biru.
    • Pengertian dari sudut bentuk:

      1. Bentuk dasar trapesium sama kaki bertendens kerbau yang telah distilir (digayakan), melambangkan kewaspadaan atau perisai.
      2. Lumbung (rangkiang) melambangkan gudang segala-galanya, baik secara moril maupun materil, sebagai lambang keutuhan budaya Minangkabau yang terkenal dengan "Adat Basandi Syara', Syara' Basandi Kitabullah".
      3. Bidang persegi hitam di bawah lima garis gelombang adalah melambangkan landasan kuat tempat besrpijak Kota Padang secara abadi.
      4. Gunung Padang beserta laut, adalah monument alam yang abadi, dengan keindahan alam yang dibanggakan masyarakat Kota Padang sebagai kota pantai dengan lima deretan ombak samudera sebagai lambang dinamika kehidupan bangsa yang berazaskan Pancasila.
      5. Penggada melambangkan senjata asli masyarakat Minangkabau yang cukup ampuh dalam membela dan mempertahankan tanah air.
      6. Keris, melambangkan kehormatan dalam membela pusaka turun temurun (warih bajawek, pusako batolong, baitu adaik nan bapacik, tak lapuak dek hujan, tak lakang dek paneh).
      7. Pita dengan warna dasar biru muda melambangkan kecintaan, kekerabatan yang unik dan menarik terhadap kota dan masyarakatnya sehingga pantas, dinukilkan dengan warna kuning motto ?Padang Kota Tercinta?.
    • Pengertian dari Sudut Warna.

      1. Putih melambangkan kesucian, santri keagamaan.
      2. Merah melambangkan semangat yang menyala-nyala didada masyarakat dalam berbenah diri (membangun), sekaligus lambang Kota Perjuangan.
      3. Hitam melambangkan kearifan dan kebijaksanaan.
      4. Kuning lambang keagungan.
      5. Biru muda diartikan sebagai keharmonisan perpaduan rasa dan pikiran sehingga melambangkan iman yang nyaman (semua terpadu dalam alua jo patuik, raso jo pareso, ukua jo jangko).

Sejarah Penyerahan Riau ke Indonesia

Kerajaan Siak Sri Indrapura didirikan pada tahun 1723 M oleh Raja Kecik yang bergelar Sultan Abdul Jalil Rahmat Syah putera Raja Johor (Sultan Mahmud Syah) dengan istrinya Encik Pong, dengan pusat kerajaan berada di Buantan. Konon nama Siak berasal dari nama sejenis tumbuh-tumbuhan yaitu siak-siak yang banyak terdapat di situ.

Kerajaan Siak Sri Indrapura, Warisan Emas Untuk Indonesia
Sungai Siak yang mengalir di kota Siak Sri Indrapura dilihat dari jembatan Tengku Agung Sulthanah Latifah

Kerajaan Siak Sri Indrapura, Warisan Emas Untuk IndonesiaSebelum kerajaan Siak berdiri, daerah Siak berada dibawah kekuasaan Johor. Yang memerintah dan mengawasi daerah ini adalah raja yang ditunjuk dan di angkat oleh Sultan Johor. Namun hampir 100 tahun daerah ini tidak ada yang memerintah. Daerah ini diawasi oleh Syahbandar yang ditunjuk untuk memungut cukai hasil hutan dan hasil laut.

Pada awal tahun 1699 Sultan Kerajaan Johor bergelar Sultan Mahmud Syah II mangkat dibunuh Magat Sri Rama, istrinya yang bernama Encik Pong pada waktu itu sedang hamil dilarikan ke Singapura, terus ke Jambi. Dalam perjalanan itu lahirlah Raja Kecik dan kemudian dibesarkan di Kerajaan Pagaruyung Minangkabau.

Sementara itu pucuk pimpinan Kerajaan Johor diduduki oleh Datuk Bendahara tun Habib yang bergelar Sultan Abdul Jalil Riayat Syah.

Setelah Raja Kecik dewasa, pada tahun 1717 Raja Kecik berhasil merebut tahta Johor. Tetapi tahun 1722 Kerajaan Johor tersebut direbut kembali oleh Tengku Sulaiman ipar Raja Kecik yang merupakan putera Sultan Abdul Jalil Riayat Syah.

Dalam merebut Kerajaan Johor ini, Tengku Sulaiman dibantu oleh beberapa bangsawan Bugis. Terjadilah perang saudara yang mengakibatkan kerugian yang cukup besar pada kedua belah pihak, maka akhirnya masing-masing pihak mengundurkan diri. Pihak Johor mengundurkan diri ke Pahang, dan Raja Kecik mengundurkan diri ke Bintan dan seterusnya mendirikan negeri baru di pinggir Sungai Buantan (anak Sungai Siak). Demikianlah awal berdirinya kerajaan Siak di Buantan.

Namun, pusat Kerajaan Siak tidak menetap di Buantan. Pusat kerajaan kemudian selalu berpindah-pindah dari kota Buantan pindah ke Mempura, pindah kemudian ke Senapelan Pekanbaru dan kembali lagi ke Mempura. Semasa pemerintahan Sultan Ismail dengan Sultan Assyaidis Syarif Ismail Jalil Jalaluddin (1827-1864) pusat Kerajaan Siak dipindahkan ke kota Siak Sri Indrapura dan akhirnya menetap disana sampai akhirnya masa pemerintahan Sultan Siak terakhir.

Kerajaan Siak Sri Indrapura, Warisan Emas UntukIndonesiaPada masa Sultan ke-11 yaitu Sultan Assayaidis Syarief Hasyim Abdul Jalil Syaifuddin yang memerintah pada tahun 1889 ? 1908, dibangunlah istana yang megah terletak di kota Siak dan istana ini diberi nama Istana Asseraiyah Hasyimiah yang dibangun pada tahun 1889. Dan oleh bangsa Eropa menyebutnya sebagai The Sun Palace From East (Istana Matahari Timur).

Kerajaan Siak Sri Indrapura, Warisan Emas Untuk IndonesiaPada masa pemerintahan Sultan Syarif Hasyim ini Siak mengalami kemajuan terutama dibidang ekonomi. Dan masa itu pula beliau berkesempatan melawat ke Eropa yaitu Jerman dan Belanda.
Setelah wafat, beliau digantikan oleh putranya yang masih kecil dan sedang bersekolah di Batavia yaitu Tengku Sulung Syarif Kasim dan baru pada tahun 1915 beliau ditabalkan sebagai Sultan Siak ke-12 dengan gelar Assayaidis Syarif Kasim Abdul Jalil Syaifuddin dan terakhir terkenal dengan nama Sultan Syarif Kasim Tsani (Sultan Syarif Kasim II).

Kerajaan Siak Sri Indrapura, Warisan Emas Untuk IndonesiaSultan As-Sayyidi Syarif Kasim Abdul Jalil Syaifuddin II atau Sultan Syarif Kasim II (lahir di Siak Sri Indrapura, Riau, 1 Desember 1893) adalah sultan ke-12 Kesultanan Siak. Dia dinobatkan sebagai sultan pada umur 21 tahun menggantikan ayahnya Sultan Syarif Hasyim.
Raja Siak Sri Indrapura


Riau di bawah Kesultanan Siak pada masa kepemimpinan Sultan Syarif Kasim Sani (Sani=dua). Ketika Jepang kalah, ikatan Hindia Belanda lepas, Sultan Syarif Kashim menghadapi 3 pilihan: berdiri sendiri sperti dulu?, bergabung dg Belanda? atau bergabung dg Republik? Sultan sebagai sosok yg wara' dan keramat melakukan istikharah. Saya kuat menduga Allah memberitahu SSK agar bergabung dg Republik karena kekayaan Riau yg sangat berlimpah dan berlebihan kalau sekedar dikuasai sendiri.Maka Sultan menentukan pilihan bergabung dg Rep. Mendukung NKRI. BERGABUNG, bukan menyerahkan diri.

Kerajaan Siak Sri Indrapura, Warisan Emas Untuk IndonesiaSultan menurunkan modal 13 juta Golden (3x nilai kompleks gedung Sate, Bandung), bersama2 dg para komisaris lainnya di PT. NKRI (Deli, Asahan Siak, Yogya, Solo, Kutai kartanegara, Pontianak, Ternate, Tidore, Bali, Sumbawa-daerah-daerah yg termasuk Zelfbestuuren-berpemerintahan sendiri pd jaman pendudukan Belanda di nusantara).
Bersamaan dengan diproklamirkannya Kemerdekaan Republik Indonesia, beliau pun mengibarkan bendera merah putih di Istana Siak dan tak lama kemudian beliau berangkat ke Jawa menemui Bung Karno dan menyatakan bergabung dengan Republik Indonesia sambil menyerahkan Mahkota Kerajaan serta uang sebesar Sepuluh Ribu Gulden.

Dan sejak itu beliau meninggalkan Siak dan bermukim di Jakarta. Baru pada tahun 1960 kembali ke Siak dan mangkat di Rumbai pada tahun 1968. Kerajaan Siak Sri Indrapura, Warisan Emas Untuk Indonesia Beliau tidak meninggalkan keturunan baik dari Permaisuri Pertama Tengku Agung maupun dari Permaisuri Kedua Tengku Maharatu. Pada tahun 1997 Sultan Syarif Kasim II mendapat gelar Kehormatan Kepahlawanan sebagai seorang Pahlawan Nasional Republik Indonesia. Makam Sultan Syarif Kasim II terletak ditengah Kota Siak Sri Indrapura tepatnya disamping Mesjid Sultan yaitu Mesjid Syahabuddin.

Diawal Pemerintahan Republik Indonesia, Kabupaten Siak ini merupakan Wilayah Kewedanan Siak di bawah Kabupaten Bengkalis yang kemudian berubah status menjadi Kecamatan Siak. Barulah pada tahun 1999 berubah menjadi Kabupaten Siak dengan ibukotanya Siak Sri Indrapura berdasarkan UU No. 53 Tahun 1999.